Program Pengabdian Kepada Masyarakat Fakultas Perikanan dan Kelautan KKN di Kecamatan Tanggul Kabupaten Jember

image
By muhammad pahlevi On Kamis, November 16 th, 2017 · no Comments · In

(Tanggul 04 November 2017). Program Pengabdian Kepada Masyarakat KKN di Kecamatan Tanggul Kabupaten Jember telah dilaksanakan pada tanggal 4 Nopember 2017 di Balai Desa Patemon mulai pukul 08.00 – 13.00. Adapun peserta yang mengikuti program Pengmas KKN ini terdiri dari 30 peserta yang terdiri dari 20 orang masyarakat dari beberapa desa yang ada di wilayah Kecamatan Tanggul dan 10 orang perwakilan dari perangkat. Uraian kegiatan Pengmas KKN terdiri dari dua sesi yakni sesi materi dan praktek, materi dilakukan melalui dua tahap yaitu tahap pertama tentang pengenalan budidaya ikan lele system akuaponik yang disampaikan oleh anggota Pengmas KKN (Suciyono, S.St.Pi.,M.P) mulai pukul 08. 00 – 08.45 dan materi kedua yaitu terkait dengan peluang usaha budidaya ikan lele system akuaponik yang disampaikan oleh (Eka saputra, S.Pi.,M.Si) pukul 09.15 – 10.00. Kegiatan yang terakhir yaitu praktek pengenalan budidaya sistem akuaponik dan pengenalan instalasi (sarana prasarana) yang dilakukan oleh seluruh team Pengmas KKN mulai pukul 11.00 – 13.00.

Hasil dari kegiatan pengmas KKN tentang peluang usaha budidaya ikan lele sistem akuaponik di Kecamatan Tanggul diantaranya adalah pembekalan pengetahuan kepada masyarakat tentang prospek peluang usaha budidaya ikan yang mana sebelumnya sebagian besar masyarakat di wilayah kecamatan Tanggul belum familiar dengan komoditas perikanan. Selanjutnya sistem akuaponik merupakan sistem budidaya yang efektif dan efisien, hal ini karena sistem akuaponik dapat dilakukan di lahan yang sempit dan sumber air yang terbatas. Sistem akuaponik juga merupakan sistem budidaya yang ramah lingkungan dan menguntungkan, karena memanfaatkan tumbuhan sebagai media filterisasi air, sehingga air pada budidaya juga relatif aman dan tidak bersifat toksik/ racun. Hal ini berbeda sekali dengan sistem budidaya konvensional yang mana membutuhkan air yang banyak dan lahan yang luas serta tanpa perlakuan pengelolaan air.

Berdasarkan evaluasi dilapangan bahwa setelah mengikuti kegitan pengmas KKN tersebut sebagian masyarakat tertarik dengan kegiatan budidaya ikan lele sistem akuponik. Selain karena alasan praktis dalam kegiatan budidaya dan pemanfaatan air namun juga prospek peluang usaha budidaya yang menjanjikan. Adapaun kendala pada masyarakat selama mengikuti pengmas KKN tersebut diantaranya adalah masih kurangnya informasi yang didapatkan masyarakat terkait teknis budidaya ikan dan prospek peluang usaha serta keterbatasan modal.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *