Bahan Bioflokulan FromCarrageenan dan Agar Pada Proses Pemanenan Rumput Laut FitoplanktonDunaliellasalina

image
By muhammad pahlevi On Selasa, Oktober 24 th, 2017 · no Comments · In

Deskriptif

Pemanenan mikroalga merupakan bagian penting dalam sistem budidaya untuk menghasilkan biomassa tanaman yang lebih tinggi. Pemanenan mikroalga dapat dilakukan dengan beberapa teknik seperti sentrifugasi, filtrasi, sedimentasi, flokulasi, getaran ultrasonik, dan penggunaan filter. Teknik yang saat ini digunakan pada skala industri adalah flokulasi. Teknik ini digunakan karena lebih cepat dan efisien. Flokulan bahan yang aman adalah polimer rumput laut polisakarida. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efisiensi penggunaan flokulan dari alginat, karagenan, sehingga proses flokulasi mikroalga Dunaliellasalina. Proses flokulasi pada flokulasi 50 menit menunjukkan dengan bahan alginat sebesar 30,52%, 22,85% oleh karaginan, 11% oleh Agar, plankton tanpa flokulasi tiruan flocculate hanya sebesar 3,96%. Proses flokulasi pada 240 menit tidak berubah dimana karaginan meningkatkan flokulasi menjadi 39,84%. Agar meningkat menjadi 31, 48%. Plankton menambahkan alginat flokulan tidak mengalami perubahan signifikan yang baru berubah menjadi 30,89%. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas flokulasi terbaik adalah karaginan dimana kecepatan flokulasi sama dengan alginat yang selama ini sering digunakan sebagai flokulan.

Hubungi:

AnnurAhadiAbdillah, S.Pi., M.Si

Email: annur.ahadi@fpk.unair.ac.id / abdillah.foundation@gmail.com

 

LAMPIRAN VII (29/07/2016 EKSPERIMEN VII) pukul 16.00

 

 

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *